Apabila Anda sedang jalan – jalan ke Kota Malang pada malam hari sekitar pertengahan bulan Mei, lalu merasa kesal dengan ditutupnya Jalan Ijen, eittsss.. jangan pergi dulu. Sebaiknya parkir dan lihat apa yang membuat Jalan Ijen itu ditutup. Maka kekesalan Anda akan berubah menjadi sebuah ketertarikan untuk melihat lebih dalam apa yang sedang berlangsung di sana.Yep, tepat. Yang akan Anda temukan adalah sebuah acara, yaitu Festival Malang Tempoe Doloe.

jalanan di MTD

Sering disebut juga dengan FMK (Festival Malang Kembali), acara yang berlangsung antara 5 sampai 7 hari ini seolah – olah meniru keadaan Kota Malang pada zaman dahulu. Dengan harga tiket masuk sekitar Rp 10.000,00 untuk satu orang, Anda bisa menikmati suasana Kota Malang pada zaman dulu. Festival ini diadakan satu kali dalam satu tahun, tepatnya sekitar bulan Mei. Di pinggir – pinggir jalan, tersedia berbagai makanan khas Kota Malang yang sudah lama tidak dikenal masyarakat sekarang, seperti cenil dan ketan. Harganya pun sangat terjangkau, sehingga tidak heran pengunjung datang setiap hari selama festival berlangsung.  Lalu ada juga cerita – cerita yang menggambarkan Kota Malang pada zaman dulu. Bagi yang suka mempelajari segala sesuatu tentang sejarah, di festival ini tempat yang benar – benar cocok untuk didatangi.

gamelan khas Malang di MTD

foto salah satu gedung di MTD

sepeda tua zaman dulu yang dipamerkan di MTD

stan orkes zaman dulu yang ditampilkan di MTD

Jadi tunggu apalagi. Jika bingung tanpa tujuan yang jelas pada pertengahan Mei, langsung saja datang ke festival ini. Dijamin bakal ingin balik lagi dan lagi. 🙂

sumber   :   http://www.google.co.id/images?um=1&hl=id&tbs=isch%3A1&sa=1&q=Festival+Malang+Tempoe+Doeloe&aq=f&aqi=&aql=&oq=&gs_rfai=